Sejahtera News, Bekasi – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Bekasi sejak dini hari menyebabkan banjir di kawasan permukiman warga RW 018, Kelurahan Satria Jaya, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, pada Selasa dini hari. Air mulai naik sekitar pukul 03.00 WIB dan merendam rumah warga dengan ketinggian mencapai 50 sentimeter.
Salah satu warga terdampak, Rijal, mengatakan air masuk ke dalam rumahnya secara perlahan namun terus meningkat. Kondisi tersebut membuat warga harus sigap menyelamatkan barang-barang penting agar tidak terendam air. “Sekitar jam tiga pagi air mulai naik. Tidak lama kemudian air sudah masuk ke dalam rumah, kurang lebih setinggi 50 sentimeter,” ujar Rijal saat ditemui di lokasi.
Menurut Rijal, banjir kali ini dipicu oleh hujan deras yang berlangsung cukup lama serta buruknya aliran drainase di sekitar permukiman. Selain itu, luapan air dari saluran air yang tidak mampu menampung debit hujan diduga menjadi penyebab utama meluapnya air ke rumah warga.
Akibat banjir tersebut, sejumlah perabot rumah tangga seperti kasur, lemari, dan peralatan elektronik milik warga terendam air. Warga terpaksa mengungsi sementara ke tempat yang lebih aman, seperti rumah kerabat dan lokasi yang lebih tinggi, sembari menunggu air surut. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, banjir ini menyebabkan aktivitas warga terganggu, terutama menjelang pagi hari saat sebagian warga hendak berangkat bekerja.
Warga berharap adanya perhatian serius dari pemerintah daerah untuk mengatasi persoalan banjir yang kerap terjadi di wilayah mereka. Rijal menyampaikan bahwa banjir bukan kali pertama melanda kawasan tersebut. “Kami berharap ada solusi jangka panjang, seperti perbaikan drainase atau normalisasi saluran air, agar kejadian seperti ini tidak terus berulang,” katanya.
Sementara itu, aparat lingkungan setempat bersama warga bergotong royong memantau kondisi air dan membantu warga yang terdampak. Hingga pagi hari, air masih terlihat menggenangi sejumlah rumah meski mulai berangsur surut.
Pemerintah setempat diharapkan segera melakukan pendataan kerugian serta menyalurkan bantuan bagi warga terdampak banjir. Dengan curah hujan yang masih berpotensi tinggi, warga diminta tetap waspada dan siaga menghadapi kemungkinan banjir susulan, terutama pada jam-jam rawan di dini hari.(Karli)




