Sejahtera News Jakarta Timur– Menyambut tahun ajaran baru 2026/2027, Yayasan Mutiara Qolbu Indonesia kembali menggelar program santunan perlengkapan sekolah bagi anak-anak yatim dan dhuafa, Minggu (12/07/2026). Mengusung tema “Tas Baru, Semangat Baru, Masa Depan Baru”, kegiatan ini menjadi bentuk nyata kepedulian yayasan dalam mendukung keberlangsungan pendidikan sekaligus membangkitkan semangat belajar anak-anak yang membutuhkan.
Melalui program tersebut, yayasan menyalurkan berbagai perlengkapan sekolah, seperti tas, alat tulis, dan kebutuhan belajar lainnya kepada para penerima manfaat. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban orang tua maupun wali, sekaligus memberikan motivasi kepada anak-anak untuk menyambut tahun pelajaran baru dengan penuh optimisme.
Ketua Yayasan Mutiara Qolbu Indonesia, Sabi Sabilillah S.H., mengatakan bahwa pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang harus mendapat perhatian bersama. Karena itu, yayasan terus berupaya menghadirkan program-program yang memberikan manfaat langsung bagi anak-anak yatim dan dhuafa.
“Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian untuk membantu memenuhi kebutuhan perlengkapan sekolah bagi adik-adik yatim dan dhuafa agar mereka dapat memulai tahun pelajaran dengan penuh semangat dan rasa percaya diri,” ujar Sabi Sabilillah.
Ia menambahkan, setiap perlengkapan sekolah yang disalurkan bukan hanya memiliki nilai material, tetapi juga menjadi simbol harapan bagi masa depan anak-anak.
“Kami meyakini bahwa setiap perlengkapan sekolah yang diberikan bukan sekadar bantuan, melainkan simbol harapan dan penyemangat bagi anak-anak untuk terus belajar, mengembangkan potensi diri, serta meraih cita-cita. Melalui kebersamaan dan semangat berbagi, kami berharap kegiatan ini dapat menghadirkan senyum, semangat baru, dan langkah awal menuju masa depan yang lebih cerah,” katanya.
Sabi Sabilillah juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menumbuhkan budaya berbagi dan kepedulian terhadap pendidikan. Menurutnya, setiap dukungan yang diberikan para donatur akan menjadi amal jariyah yang membawa manfaat bagi anak-anak penerima santunan sekaligus keberkahan bagi semua pihak yang terlibat.
Sementara itu, pelaksana pendistribusian bantuan, Kak Zian, menjelaskan bahwa proses penentuan penerima dilakukan secara selektif. Selain mempertimbangkan kondisi ekonomi, yayasan juga memperhatikan keaktifan anak-anak dalam mengikuti berbagai kegiatan pembinaan yang diselenggarakan.

“Bantuan ini diprioritaskan bagi adik-adik yang benar-benar membutuhkan dan aktif mengikuti kegiatan yang diadakan yayasan. Tidak hanya mereka yang terdaftar sebagai binaan, tetapi juga yang menunjukkan kepedulian dan komitmen untuk terus belajar serta berpartisipasi dalam setiap kegiatan,” jelasnya.
Kebijakan tersebut, lanjut Kak Zian, diterapkan agar bantuan yang disalurkan tepat sasaran sekaligus menjadi motivasi bagi seluruh anak binaan untuk aktif mengikuti kegiatan keagamaan, pendidikan, maupun pembinaan karakter yang rutin dilaksanakan Yayasan Mutiara Qolbu Indonesia.
Melalui program “Tas Baru, Semangat Baru, Masa Depan Baru”, Yayasan Mutiara Qolbu Indonesia berharap dapat menghadirkan senyum dan semangat baru bagi anak-anak yatim dan dhuafa dalam mengawali tahun ajaran baru. Yayasan juga berharap semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk berkolaborasi dalam mendukung pendidikan, sehingga semakin banyak anak Indonesia yang memperoleh kesempatan belajar dan meraih masa depan yang lebih baik.
Parmo
