Sejahtera News JAKARTA TIMUR— Lantunan ayat-ayat Al-Qur’an menggema di Mushola Wisma Yatim Mutiara Qolbu setiap selepas Maghrib. Suasana tersebut menjadi bagian dari Parade Tasmi’ Hifdzil Qur’an Elmuqi 2026, sebuah kegiatan yang dirancang untuk membantu para santri memperkuat sekaligus menjaga hafalan Al-Qur’an.
Kegiatan yang berlangsung sejak 5 Oktober hingga 3 November 2026 ini diikuti santri Yayasan Mutiara Qolbu dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA). Pelaksanaan dilakukan setiap ba’da Maghrib hingga selesai.
Dalam kegiatan ini, para santri secara bergantian mentasmi’kan atau memperdengarkan hafalan Al-Qur’an yang telah mereka kuasai di hadapan teman-teman sesama santri. Hafalan tersebut kemudian disimak dan dinilai oleh ustadz pembimbing.
Bagi para santri, tasmi’ bukan sekadar kesempatan untuk menunjukkan kemampuan menghafal. Kegiatan ini menjadi ruang untuk mengukur kekuatan hafalan sekaligus melatih keberanian ketika membaca Al-Qur’an di hadapan orang lain.
Rata-rata hafalan yang ditasmi’kan para santri dalam kegiatan ini berada pada Juz 29 dan Juz 30. Proses tersebut menjadi bagian dari pembinaan agar hafalan yang telah diperoleh tidak hanya bertambah, tetapi juga tetap terjaga.
Dalam sesi pembukaan, Ustadz Ilham Khairullah menekankan pentingnya tasmi’ sebagai bagian dari kontrol terhadap perkembangan hafalan para santri.

“Tasmi’ sebagai sarana kontrol hafalan tiap binaan, sejauh mana mereka menghafal dan menjaga hafalan,” ujar Ustadz Ilham.
Melalui proses menyimak secara langsung, ustadz pembimbing dapat mengetahui perkembangan masing-masing santri. Di sisi lain, para santri juga memperoleh pengalaman untuk mengenali bagian-bagian hafalan yang masih perlu diperkuat melalui pengulangan atau murajaah.
Atmosfer kebersamaan menjadi salah satu bagian penting dalam kegiatan tersebut. Para santri tidak hanya menjadi peserta yang menyetorkan hafalan, tetapi juga menjadi penyimak bagi teman-temannya. Interaksi tersebut diharapkan dapat menumbuhkan semangat untuk saling memotivasi dalam menjaga hafalan Al-Qur’an.
Parade Tasmi’ Hifdzil Qur’an Elmuqi 2026 pun menjadi salah satu bentuk upaya Yayasan Mutiara Qolbu dalam membangun interaksi santri dengan Al-Qur’an secara lebih konsisten.
Lebih dari sekadar mengejar jumlah hafalan, kegiatan ini menegaskan bahwa menghafal dan menjaga hafalan merupakan proses yang berjalan beriringan. Dengan tasmi’ dan murajaah yang dilakukan secara rutin, para santri diharapkan semakin dekat dengan Al-Qur’an serta terbiasa menjaga hafalan yang telah mereka perjuangkan.
Parade Tasmi’ Hifdzil Qur’an Elmuqi 2026 menjadi momentum untuk menguatkan hafalan, melatih keberanian, dan menumbuhkan kecintaan santri terhadap Al-Qur’an.
(Wartawan Parmo)
