Sejahtera News GARUT, JAWA BARAT — Objek wisata Gunung Papandayan di Kabupaten Garut, Jawa Barat, kembali menjadi salah satu tujuan wisata alam yang ramai dikunjungi masyarakat. Pada Jumat, 4 September 2026, suasana kawasan wisata tersebut terpantau cukup padat, terutama di area parkir kendaraan.
Kepadatan terlihat dari sejumlah kendaraan roda empat dan roda dua yang memenuhi area parkir. Wisatawan datang untuk menikmati suasana pegunungan sekaligus melihat langsung panorama alam dan kawah Gunung Papandayan.
Gunung Papandayan dikenal sebagai salah satu destinasi wisata alam unggulan di Kabupaten Garut. Udara yang sejuk dan pemandangan khas pegunungan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang ingin melepas penat dari aktivitas sehari-hari.
Dari kawasan wisata, pengunjung dapat menikmati pemandangan kawah Papandayan yang menjadi salah satu lokasi favorit untuk diabadikan. Jalur pendakian juga menawarkan sejumlah titik pemberhentian dengan panorama alam yang berbeda.
Sejumlah pos pendakian berada di kawasan Gunung Papandayan, termasuk Pos 5 dan Pos 6 yang berada di ketinggian sekitar 2.045 hingga 2.152 meter di atas permukaan laut (mdpl). Sementara Pos 7 berada di sekitar 2.185 mdpl.
Salah satu lokasi yang menjadi perhatian wisatawan adalah kawasan Hutan Mati, yang berada di ketinggian sekitar 2.322 mdpl. Kawasan ini memiliki karakteristik pepohonan yang telah mati akibat aktivitas vulkanik sehingga menciptakan lanskap unik dan menjadi salah satu ikon Gunung Papandayan.

Bagi wisatawan yang ingin menuju sejumlah titik tertentu, tersedia pula layanan ojek motor. Berdasarkan informasi di lokasi, tarif menuju area sekitar Pos 7 disebut sebesar Rp75.000, sedangkan perjalanan menuju Pos 10 mencapai sekitar Rp175.000.
Di tengah aktivitas wisatawan, sejumlah fasilitas sederhana juga tersedia. Salah satunya Warung Teh Yati yang menyediakan berbagai minuman hangat, kopi, serta mi instan rebus lengkap. Kehadiran warung tersebut menjadi tempat bagi pengunjung untuk beristirahat dan menghangatkan tubuh setelah menikmati kawasan pegunungan.
Salah seorang pengunjung, Edi, warga Banyuresmi, Garut, turut menikmati suasana Gunung Papandayan. Ia menjadi bagian dari wisatawan yang datang menikmati keindahan alam di kawasan tersebut.
Perjalanan dari Jakarta menuju Gunung Papandayan diperkirakan membutuhkan waktu sekitar empat hingga lima jam, tergantung kondisi lalu lintas. Dengan udara yang masih terasa segar serta panorama alam yang menarik, Gunung Papandayan tetap menjadi pilihan bagi wisatawan yang ingin menikmati wisata alam di Jawa Barat.
Meski demikian, terdapat sejumlah bagian jalur pendakian yang sedang dalam proses perbaikan. Wisatawan diimbau tetap berhati-hati, mengikuti petunjuk petugas, serta menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan selama berada di kawasan Gunung Papandayan.
Karli
