Close Menu
Sejahtera News
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Box Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • PEDOMAN MEDIA SIBER

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Sorotan: Tinjau Dampak Banjir Bandang di Sitaro, Mendagri: Pemerintah Akan Tangani Rumah Terdampak – Begini Penjelasannya

Sorotan: Kunjungi Provinsi Sulut, Mendagri Bersama Menteri PKP dan Kepala BPS Tinjau Program Perumahan Rakyat di Minahasa – Begini Penjelasannya

Sorotan: Inflasi Turun ke 3,48 Persen, Mendagri Ingatkan Daerah Tetap Waspada – Begini Penjelasannya

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Box Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
Sejahtera News
Subscribe Now
HOT TOPICS
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Box Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
Sejahtera News
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Box Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
You are at:Home»TERKINI»Presiden Prabowo Pimpin Rapat Bahas Isu Strategis: Pertanian hingga Proyek Giant Sea Wall
TERKINI

Presiden Prabowo Pimpin Rapat Bahas Isu Strategis: Pertanian hingga Proyek Giant Sea Wall

redaksiBy redaksiSeptember 19, 2025001 Min Read
Share Facebook Twitter Email WhatsApp
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Sejahtera News BOGOR – Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas dengan jajaran menteri bidang ekonomi di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, pada Kamis (18/09/2025). Pertemuan ini membahas sejumlah isu strategis, mulai dari kebijakan pertanian, sektor energi, hingga rencana pembangunan infrastruktur besar.

Dalam siaran pers yang diterima, Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa pemerintah akan segera mengambil langkah untuk mengatasi masalah yang berkaitan dengan ubi kayu, singkong, dan tepung tapioka. Kebijakan ini akan melibatkan pemerintah daerah dan pelaku industri, sambil tetap memperhatikan kesejahteraan petani.

Sektor energi juga menjadi fokus pembahasan. Rapat tersebut menyinggung mekanisme impor etanol, produksi molase, serta upaya penyediaan listrik di pedesaan melalui tenaga surya. Presiden secara khusus menugaskan Danantara untuk mengembangkan prototipe sistem listrik pedesaan berbasis energi surya, yang ditargetkan beroperasi dalam 3-5 bulan di beberapa lokasi.

Selain itu, rapat juga membahas rencana dan sumber pendanaan untuk proyek Giant Sea Wall. Proyek infrastruktur raksasa ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi sekitar 50 juta penduduk di wilayah pantai utara (Pantura) Jawa.

Wartawan : Badrun

Share. Facebook Twitter Email WhatsApp
Previous ArticleHarapan Baru dari Dapur Ketiga SPPG di Semper Barat
Next Article Terima Kunjungan Siswa Sespimti Polri, Wamenhan RI : Kepemimpinan Kolaboratif yang Mampu Merangkul Seluruh Komponen Bangsa
redaksi
  • Website

Demo
Demo
© 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Box Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • PEDOMAN MEDIA SIBER

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.