Sejahtera News Jakarta Timur, 30 Juni 2026 – Dalam rangka menyambut Tahun Baru Hijriah serta perayaan Lebaran Yatim di bulan Muharram, Elmuqi Foundation mengadakan acara santunan untuk anak-anak yatim di Wisma Yatim Elmuqi, yang terletak di Jalan Komarudin, Kelurahan Penggilingan, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, pada Selasa (30/6).
Acara ini dihadiri oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Penggilingan, Aiptu Sarjono, Ketua RW 05 Penggilingan, pengurus yayasan, tokoh masyarakat, serta anak-anak yatim dan penduduk sekitar. Suasana acara berlangsung hangat sebagai wujud kepedulian sosial yang juga bertujuan untuk memperkuat hubungan antara masyarakat, petugas keamanan, dan lembaga sosial.
Dalam pidatonya, Aiptu Sarjono mengingatkan para orang tua dan siswa untuk memanfaatkan libur sekolah dengan kegiatan yang positif dan berarti. Dia mendorong para pelajar untuk mengisi waktu luang mereka dengan berpartisipasi dalam kegiatan keagamaan seperti mengaji, belajar di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ), mengikuti kajian di yayasan atau lingkungan sekitar, serta mengembangkan bakat melalui olahraga, seni, dan aktivitas positif lainnya.

Lebih lanjut, ia juga meminta kepada para remaja untuk tidak terjebak dalam kebiasaan begadang sampai larut malam yang berujung pada kegiatan nongkrong yang tidak ada tujuannya. Dia menegaskan bahwa situasi itu bisa berpotensi menimbulkan tawuran yang merugikan baik diri mereka sendiri maupun orang lain.
“Hindari begadang dan berkumpul hingga larut malam. Manfaatkan waktu liburan dengan kegiatan yang positif agar terhindar dari pergaulan yang merugikan,” ujarnya.
Aiptu Sarjono menambahkan, selama masa libur sekolah kali ini, Polsek Cakung telah menangani beberapa insiden tawuran yang melibatkan remaja. Oleh karena itu, keterlibatan keluarga dan lingkungan sangat penting untuk mengawasi aktivitas anak-anak.
Sejalan dengan itu, Yasril Hadi S. Kom. , Ketua RW 05 Kelurahan Penggilingan, menghimbau orang tua agar lebih memperhatikan keberadaan anak-anak mereka, khususnya di malam hari. Ia menyarankan agar orang tua segera mencari anak yang belum pulang setelah pukul 21. 00 WIB untuk memastikan keselamatan mereka.

“Kami mengajak semua orang tua untuk lebih aktif dalam mengawasi anak-anak mereka serta mengarahkan mereka pada pergaulan yang sehat dan kegiatan yang bermanfaat selama masa liburan sekolah,” ungkapnya.
Dengan adanya kegiatan santunan Muharram ini, diharapkan tidak hanya memberikan kebahagiaan untuk anak-anak yatim, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat rasa kepedulian sosial, meningkatkan pengembangan generasi muda, serta menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan selama masa liburan sekolah.
(Parmo)
