Sejahtera News, Jakarta Timur– Kawasan Pulo Gebang, Jakarta Timur, kembali dipenuhi semangat kebersamaan. Ribuan warga memadati area MI Idzotun Nasyiien dalam gelaran Lebaran Fest Pulo Gebang 2026 yang berlangsung selama dua hari, Sabtu hingga Minggu (25–26 April 2026). Festival tahunan yang digagas Karang Taruna ini sukses menjadi ruang temu warga sekaligus penggerak budaya dan ekonomi lokal.
Sejak pagi hari, suasana meriah sudah terasa. Berbagai kegiatan seni dan budaya disuguhkan kepada pengunjung. Aksi live mural menghiasi dinding-dinding sekitar lokasi, menciptakan ruang ekspresi kreatif bagi para seniman muda. Tak kalah menarik, pementasan teater rakyat dan atraksi pencak silat turut memukau penonton dari berbagai kalangan usia.
Puncak kemeriahan terjadi saat parade karnaval digelar. Peserta dengan kostum tematik yang berwarna-warni berjalan menyusuri jalanan Pulo Gebang, menarik perhatian warga yang memadati sepanjang rute. Sorak sorai dan tepuk tangan menambah semarak suasana, menjadikan festival ini sebagai hiburan rakyat yang dinanti.
Tidak hanya menonjolkan sisi hiburan, panitia juga menghadirkan kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat. Layanan pengobatan tradisional seperti bekam dan gurah disediakan secara gratis, serta senam kesehatan massal yang diikuti dengan antusias oleh warga, baik lansia maupun generasi muda. Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat di tengah perayaan.
Memasuki malam hari, panggung hiburan menjadi pusat perhatian. Penampilan musik gambus dari Lia D’Academy Indosiar bersama Subreck Grup menghadirkan nuansa religius yang hangat. Sementara itu, penampilan Alvin bin Adam dan aksi panggung H. Sodik sukses membangkitkan semangat penonton untuk bernyanyi dan berjoget bersama.
Di sisi lain area festival, deretan stan bazar UMKM menjadi daya tarik tersendiri. Berbagai produk lokal ditawarkan, mulai dari kuliner khas seperti kerak telor hingga kerajinan tangan unik buatan warga setempat. Kehadiran bazar ini memberikan peluang besar bagi pelaku usaha kecil untuk memperkenalkan produk mereka kepada masyarakat luas.
Salah satu pengunjung mengaku senang dengan adanya festival ini. “Event seperti ini sangat kami tunggu. Selain bisa berlibur bersama keluarga tanpa harus jauh, kami juga bisa mendukung usaha warga sekitar,” ujarnya pada Minggu (26/4).
Lebaran Fest Pulo Gebang 2026 tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga memperkuat solidaritas warga. Dalam sambutannya, Bapak Firman, Wakil Ketua RW 04 mengingatkan pentingnya kepedulian terhadap lingkungan. Ia menyoroti kondisi darurat sampah di Jakarta, khususnya Pulo Gebang, dan mengajak masyarakat untuk lebih disiplin dalam membuang sampah.
Festival ini menjadi bukti bahwa kebersamaan, budaya, dan kepedulian sosial dapat berjalan beriringan, menciptakan dampak positif bagi lingkungan dan perekonomian lokal.(Parmo)

