Sejahtera News JAKARTA – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman RI melakukan kunjungan kerja ke Kanto Cabang Bank BTN Harmoni, Jakarta Pusat pada Jum,at (11/9/2026). Kunjungan ini fokus membahas percepatan penyaluran Kredit Pemilikan Rumah KPR subsidi dan program 3 Juta Rumah.
Rombongan menteri disambut langsung oleh Direktur Utama Bank BTN beserta jajaran pimpinan wilayah. Dalam pertemuan tertutup selama 1 jam, dibahas kendala di lapangan mulai dari proses verifikasi data, ketersediaan lahan, hingga sinkronisasi data calon penerima manfaat.
Bank BTN adalah bank penyalur KPR subsidi terbesar di Indonesia. Kami minta BTN Harmoni sebagai salah satu kantor cabang strategis di Jakarta untuk jadi contoh percepatan layanan. Jangan sampai masyarakat sudah layak tapi terhambat administrasi,” ujar Menteri Perumahan kepada awak media.
Pihak Bank BTN Harmoni menyampaikan bahwa hingga Agustus 2026, penyaluran KPR Subsidi di wilayah kerjanya sudah mencapai 1 juta unit dengan nilai total Rp 180 Miliar. Namun masih ada antrean pengajuan sebanyak ribuan berkas yang perlu diselesaikan sebelum akhir tahun.
Untuk mengatasi hal itu, BTN Harmoni akan menambah loket khusus KPR subsidi, memperpanjang jam layanan di akhir pekan, dan membuka posko pengaduan di kantor cabang.
Selain itu, Menteri juga meninjau langsung layanan customer service dan ruang konsultasi perumahan. Beliau berdialog dengan 2 calon debitur yang sedang mengajukan KPR subsidi.
“Kami ingin pastikan masyarakat dapat informasi yang jelas, tidak dipersulit, dan bunganya benar-benar 5%. Ini rumah pertama mereka,” tambah Menteri.
Kunjungan ditutup dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Kementerian Perumahan dan Bank BTN Harmoni tentang sinergi edukasi literasi perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Bank BTN Harmoni merupakan salah satu cabang dengan volume penyaluran KPR tertinggi di Jabodetabek.
(Wartawan Sarkiman)



