Sejahtera News Jakarta Timur, 25 September 2026 Puskesmas Kecamatan Cakung menggelar kegiatan Posyandu Remaja (Posrem) bagi anak-anak binaan Yayasan Mutiara Qolbu Indonesia. Kegiatan yang berlangsung di Aula Wisma Yatim Mutiara Qolbu, Jakarta Timur, tersebut diisi dengan penyuluhan kesehatan sekaligus pemeriksaan kesehatan dasar bagi para remaja.
Kegiatan ini menjadi salah satu upaya Puskesmas Kecamatan Cakung dalam meningkatkan kesadaran remaja terhadap pentingnya menjaga kesehatan sejak dini. Para peserta mendapatkan edukasi mengenai perilaku hidup sehat, termasuk pengenalan penyakit yang umum dialami, seperti pilek dan influenza.
Dalam penyuluhan tersebut, petugas menjelaskan bahwa pilek biasa dan influenza memiliki sejumlah perbedaan, baik dari penyebab maupun gejala yang muncul. Pengetahuan tersebut diharapkan dapat membantu para remaja mengenali kondisi tubuhnya dan mengambil langkah yang tepat ketika mengalami keluhan kesehatan.
Dr. Anggraini, salah satu tim dari Puskesmas Kecamatan Cakung, mengatakan program Posyandu Remaja merupakan bentuk kepedulian puskesmas dalam memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat, khususnya kalangan remaja di wilayah Kecamatan Cakung.
“Program Posrem ini merupakan bentuk kepedulian kami untuk memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya remaja, agar lebih preventif dalam menjaga kesehatan. Ketika mengalami sakit, mereka juga diharapkan dapat mengetahui langkah yang tepat sebelum mendapatkan penanganan lebih lanjut di klinik atau rumah sakit,” ujar Dr. Anggraini.
Selain penyuluhan, para peserta juga mengikuti pemeriksaan kesehatan dasar yang dilakukan oleh petugas puskesmas. Pemeriksaan meliputi pengukuran tinggi dan berat badan, tekanan darah, serta lingkar perut.

Hasil pemeriksaan tersebut menjadi bagian dari pemantauan kondisi kesehatan para remaja. Petugas kemudian memberikan arahan kepada peserta yang menunjukkan adanya kondisi kesehatan yang perlu mendapat perhatian lebih lanjut.
Melalui kegiatan Posyandu Remaja, Puskesmas Kecamatan Cakung berharap para remaja tidak hanya memperoleh pengetahuan mengenai kesehatan, tetapi juga terbiasa melakukan pemeriksaan dan menerapkan pola hidup sehat.
Kegiatan tersebut sekaligus memperkuat peran Posrem sebagai wadah edukasi dan pemantauan kesehatan remaja di lingkungan masyarakat, sehingga berbagai masalah kesehatan dapat dikenali lebih awal dan ditangani sesuai kebutuhan.
Par**
