Close Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Tulis Berita

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Alam Urbach Gabung di Tuaipuja, Siap Rilis Album Digital Usung Genre Dream Pop Shoegaze – Begini Penjelasannya

RANS Entertainment Gelar Turnamen Padel “Smash League”, Padukan Olahraga, Hiburan, dan Literasi Keuangan – Begini Penjelasannya

Jual Bendera Merah Putih 24 Jam di Kalimalang, Siap Layani Warga Sambut HUT ke-81 RI

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Tulis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
Sejahtera News
Subscribe Now
HOT TOPICS
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Tulis Berita
Sejahtera News
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Tulis Berita
You are at:Home»Terkini»Warga RT 10/RW 04 Pulogebang Gelar Sosialisasi Pemilahan Sampah, Dukung Pengelolaan Sampah dari Sumbernya
Terkini

Warga RT 10/RW 04 Pulogebang Gelar Sosialisasi Pemilahan Sampah, Dukung Pengelolaan Sampah dari Sumbernya

redaksiBy redaksiJuli 26, 2026 8:01 am0252 Mins Read
Share Facebook Twitter WhatsApp
img20260725215739
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Sejahtera News Jakarta Timur, 25 Juli 2026 – Warga RT 10/RW 04, Kelurahan Pulogebang, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, menggelar kegiatan sosialisasi pemilahan sampah sebagai langkah awal mendukung kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam pengelolaan sampah. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (25/7/2026) di Lapangan Bulutangkis RT 10 tersebut dihadiri oleh pengurus RT, perwakilan RW 04, Lembaga Kemasyarakatan (LKM), serta warga setempat.

Sosialisasi ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya memilah sampah sejak dari rumah tangga. Langkah tersebut menjadi semakin penting menyusul adanya instruksi Gubernur DKI Jakarta terkait penghentian pengiriman sampah warga Jakarta ke TPST Bantar Gebang yang mulai berlaku pada 1 Agustus 2026.

Ketua RT 10, Asmarih, dalam sambutannya mengajak seluruh warga untuk mulai membiasakan diri memilah sampah menjadi tiga jenis, yaitu sampah organik, anorganik, dan residu. Menurutnya, keberhasilan pengelolaan sampah sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat dari tingkat rumah tangga.

“Sehubungan dengan instruksi Gubernur DKI Jakarta mengenai tidak diperkenankannya lagi warga Jakarta membuang sampah ke TPST Bantar Gebang mulai 1 Agustus 2026, maka mulai sekarang kita harus membiasakan memilah sampah dari rumah masing-masing. Sampah dipisahkan menjadi organik, anorganik, dan residu agar pengelolaannya lebih mudah dan efektif,” ujar Asmarih.

Ia juga mengungkapkan bahwa ke depan akan dibentuk Bank Sampah di lingkungan RT 10 yang dikelola oleh kader Dasawisma (Dawis) bersama Karang Taruna. Sampah anorganik yang masih memiliki nilai guna akan dikumpulkan dan dikelola sehingga memiliki nilai ekonomi sekaligus mengurangi volume sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir.

oplus 132130

Sementara itu, perwakilan Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) RW 04, H. Muslih, menegaskan bahwa persoalan sampah merupakan isu yang sangat krusial karena berkaitan erat dengan kebersihan lingkungan, kesehatan masyarakat, hingga potensi munculnya konflik sosial apabila tidak ditangani secara baik.

“Permasalahan sampah bukan hanya soal kebersihan, tetapi juga menyangkut kesehatan dan kenyamanan bersama. Bahkan, jika tidak dikelola dengan baik, dapat memicu perselisihan antarwarga. Karena itu, mari kita tumbuhkan kesadaran mulai dari diri sendiri dan keluarga untuk membuang sampah pada tempatnya serta memilahnya sesuai jenis,” katanya.

H. Muslih juga mengingatkan bahwa masyarakat perlu mematuhi aturan yang berlaku, termasuk larangan membuang sampah sembarangan. Pelanggaran terhadap ketentuan tersebut dapat dikenai sanksi berupa denda hingga Rp500 ribu sesuai peraturan yang berlaku.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, warga RT 10/RW 04 diharapkan dapat menjadi pelopor budaya hidup bersih dan pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Dengan sinergi antara pengurus lingkungan, kader masyarakat, dan seluruh warga, upaya menciptakan lingkungan yang sehat, bersih, dan bernilai ekonomi dari pengelolaan sampah diharapkan dapat terwujud secara berkelanjutan.(Par**)

Share. Facebook Twitter WhatsApp
Previous ArticleSyukuran HUT Ke-15 Pakar 2011 Surya Nanggala 18, Pererat Silaturahmi dan Tebar Kepedulian
Next Article Atlet Muda Rindang Indonesia Sabet Tiga Medali pada Kejuaraan Pencak Silat Se-Jawa Barat – Begini Penjelasannya
redaksi

Related Posts

Alam Urbach Gabung di Tuaipuja, Siap Rilis Album Digital Usung Genre Dream Pop Shoegaze – Begini Penjelasannya

Juli 29, 2026 10:27 am

RANS Entertainment Gelar Turnamen Padel “Smash League”, Padukan Olahraga, Hiburan, dan Literasi Keuangan – Begini Penjelasannya

Juli 29, 2026 4:50 am

Jual Bendera Merah Putih 24 Jam di Kalimalang, Siap Layani Warga Sambut HUT ke-81 RI

Juli 28, 2026 7:52 pm
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Top Posts

Bareskrim Terima Laporan Warga Gowa: Diduga Ada Upaya Sistematis Hambat Proses Hukum

Juli 2, 2026 8:36 pm63 Views

Situ Ciberem, Tempat Wisata Air Gratis di Tambun Selatan yang Populer di Kalangan Penduduk

Juli 5, 2026 5:27 pm46 Views

Kehangatan Anniversary Lawang Pitu Bersama Ketua Umum Bolo Pitu Opick Pickaso

Juni 21, 2026 8:28 am41 Views
© 2026 sejahteranews. Designed by sejahteranews.
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Tulis Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.